Di Dada Persuratan Ini ....
di dada persuratan ini
aku bagai terpanggil-panggil
merancakkan kembali tarian ini
melakarkan lagi sebuah mimpi
yang entah bila akan terhenti
ingin sekali aku melepaskan
mendung hitam bersarang di hati
biar dibawa awanan putih
menjadi hujan membasahi
tasik hati yang kering ini
melakarkan mimpi dalam ulitan lena
hidup setahun tidak sama rasanya
pena menari menyatukan rasa
agar kenangan terpahat di jiwa
tidak akan dilupa
dan tak mungkin terlupa
di dada persuratan ini
tarian ku kehilangan seri
pena ku kehabisan inti
akalku kematian isi
hingga terpaksa aku
memohon izin permisi
bukan untuk pergi
tapi untuk datang kembali
Kini...
Kini aku kembali
Kembali seperti yang ku janji
Penaku tidak sabar untuk menari kembali
Mencoret segala kisah duniawi
Yang tersirat, Yang tersurat
Semuanya ada di sini
Tarian pena bersambung kembali
Bersambung semula sandiwara duniawi
Teka teki hitam putih kehidupan
Antara fantasi dan realiti, yang mana jadi pilihan?
Ku harap...
Ku harap tarian pena ini
Bisa... Melakar kembali.......
Pelangi sebuah kehidupan...........
oneNonly
25 Jun 2007
Tingkat 15


0 Ulasan:
Catat Ulasan
Langgan Catat Ulasan [Atom]
Pautan pada catatan ini:
Buat Pautan
<< Laman utama